UTARAUPDATE.COM, Bengkulu Utara (29/08/25) – Beredar Amplop kosong yang berlogokan kegiatan Bengkulu Utara Expo di sejumlah Dinas di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara pada jelang hari pembukaan Acara Bengkulu Expo.
Informasi terhimpun, diketahui sedikitnya terdapat 4 orang oknum yg mengantarkan amplop dan atau kwitansi kosong ke jajaran pejabat di lingkup Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan yang pada awalnya direncanakan akan dibuka pada tanggal 20 Agustus 2025 tersebut, diundur menjadi tanggal 30 Agustus 2025 tanpa diketahui apa sebab dan alasan yang jelas.
Salah seorang Kepala Dinas salah satu OPD di Bengkulu Utara kepada media ini mengatakan, “kemarin Saya menerima undangan Pembukaan Acara Bengkulu Utara Expo, namun yang menjadi pertanyaan kok kenapa ada amplop kosong nya.”
“Ketika saya tanyakan kepada staff, dia mengatakan kalau yang mengantarkan undangan tersebut meminta agar saya mengisi amplop kosong tersebut sebagai sumbangan,” jelas Kepala Dinas yang enggan disebutkan namanya ini.
Salah Seorang Kepala Dinas dari salah satu OPD lainnya mengatakan, “iya saya dapat undangan Pembukaan Acara tersebut, akan tetapi kalau amplop kosong tersebut sudah saya dapat sebelum undangan tersebut nyampai.”
Ketika ditanyakan, apakah amplop kosong itu di isi, Kepala Dinas tersebut mengatakan, “iya sedikit, tapi pribadi saja dan bukan pakai anggaran Dinas, karena sumbangan seperti itu tidak ada anggarannya di Dinas.”
Berbeda dengan yang diungkapkan oleh salah seorang Kepala Dinas di salah satu OPD lainnya di Bengkulu Utara.
“Kalau saya cuma dapat undangan pembukaan acara saja, gak ada amplop kosong yang dimaksud,” ungkapnya.
“Akan tetapi pada saat surat pertama yang saya Terima yang isinya meminta dukungan untuk kelancaran kegiatan Bengkulu Utara Expo, Panitia menyelipkan Kwitansi dalam surat tersebut, namun saya tidak mengisinya sepeserpun,” ucap Kadis yang juga enggan namanya disebut ini.
Sampai berita ini ditayangkan, para pihak belum dapat terkonfirmasi terkait Amplop dan kwitansi Kosong yang disebarkan oleh ke empat orang oknum tersebut. (Bayu Setiawan)






