Jumat, Mei 22, 2026
Beranda POLHUKAM Beberapa Minggu Tinggalkan Kewajiban, Oknum Kepala Desa ini Ancam Gagalkan Pemilu 2024

Beberapa Minggu Tinggalkan Kewajiban, Oknum Kepala Desa ini Ancam Gagalkan Pemilu 2024

1798

Utara Update, Bengkulu Utara (24/11/23) – Beredar video seorang Kepala Desa Bengkulu Utara yang Berorasi diatas sebuah podium berjalan dalam aksi demontrasi pada 23 November 2023.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 38 detik tersebut, terlihat jelas oknum Kepala Desa Bengkulu Utara tersebut melakukan orasi dari atas panggung bermobil.

Dalam orasinya, oknum kepala desa dengan lantangnya mengatakan :

Mohon maaf, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Kepala desa, perangkat desa, BPD, mantan kepala desa, yang sempat hadir pada hari ini, bahwa kita hari ini menciptakan sejarah.”

“bahwa kita menciptakan sejarah, bahwa kekuasaan itu ada di tangan kepala desa, mari jangan pulang dulu, kita tunggu hasil mediasi hari ini, semoga sesuai dengan harapan kita.”

“Kami dari provinsi bengkulu sudah beberapa minggu disini, ingin sekali menunggu pengesahan revisi undang-undang.”

“Semoga para pimpinan DPR-RI, ibu Puan Maharani dan presiden Joko Widodo terbuka hatinya untuk rakyat Indonesia…

bukan untuk Kepala desa..

bukan untuk perangkat desa….

TAPI UNTUK KESEJAHTERAAN KEPALA DESA se Indonesia ini.”

“Apabila ini tidak disahkan, di bulan Desember tanggal 5, saya yakin dan percaya bahwa kita bisa MENGGAGALKAN PEMILU 2024.”

“Dan penting kita gagalkan, DEMI KESEJAHTERAAN KEPALA DESA, setuju kawan-kawan.”

Dari orasi tersebut dapat diketahui bahwa Oknum Kepala Desa tersebut telah beberapa minggu meninggalkan Tugas dan Fungsinya sebagai kepala desa dengan Tujuan untuk Memperjuangkan KESEJAHTERAAN untuk Kepala Desa saja, dan bukan untuk kepentingan rakyat secara umum.

Dan diketahui juga Oknum Kepala Desa ini pun berani mengancam akan menggagalkan Pemilu 2024 apabila permintaan pribadinya tidak diakomodir oleh pemerintah pusat.

Belum diketahui secara jelas apa maksud ancaman yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa yang berencana Akan Menggagalkan Pemilu 2024 apabila tuntutan atas Kesejahteraannya tidak dipenuhi oleh Pemerintah Pusat.

Belum diketahui juga keberangkatan oknum kades ini meninggalkan tugas dan kewajibannya di desa, menggunakan anggaran yang bersumber darimana.

Sampai Berita ini ditayangkan, Oknum Kepala Desa yang berorasi di atas truck tersebut belum dapat terkonfirmasi. (Bayu Setiawan)