Ketua Komite SDN 166 Bengkulu Utara Berkelit Saat dikonfirmasi Terkait Dugaan Pungli

1026

UTARAUPDATE.COM, Bengkulu Utara (29/04/25) – Dikonfirmasi terkait dugaan Pungli (Pungutan Liar) uang perpisahan, Ketua Komite SDN 166 Bengkulu Utara berkilah.

Sebut saja Moncos, panggilan keseharian Ketua Komite SDN 166 Kemumu Bengkulu Utara membantah bahwasanya terlibat dalam praktek dugaan pungli uang perpisahan.

“Oh iyo Mas kemaren ado rencana untuk itu (perpisahan-red), tetapi kegiatan tsb dibatalkan karena ada larangan dari bupati info nyo seperti itu,” ucap moncos ketika ditanyakan mengenai kebenaran pungutan uang perpisahan di SDN 166 Bengkulu Utara.

“Inisiasi wali murid sendiri,” tegas moncos.

Sekedar informasi, saudara ketua komite SDN 166 Bengkulu Utara dikonfirmasi setelah sebelumnya ditelpon oleh Jarnawi Adikusuma, Kepala SDN 166 Bengkulu Utara.

“yg ngundang memang sekolah mas, kalo dak salah agendanyo membahas masalah ujian kelas 6,” lanjut moncos saat ditanyakan tentang siapa yang mengundang rapat sehingga disepakati pungutan uang perpisahan senilai 250 ribu rupiah untuk setiap anak kelas 6 tersebut.

“kalo terkait perpisahan itu murni usulan wali murid yg hadir mas, setelah acara inti selesai,” lanjut moncos.

Ketika ditanyakan, apakah ketua komite SDN 166 Bengkulu Utara ikut rapat soal pungutan tersebut, moncos mengatakan, “kalo rapatnyo ikut mendengarkan, terus sudah aku ingatkan saat itu, tentang perpisahan itu utk tidak dilaksanakan, karena pasti mengeluarkan biaya yg akan membebani para wali murid selanjutnya mereka wali murid berembuk mas.”

Saat ditanyakan mengenai berapa jumlah wali murid yang ikut berembuk bersama para guru dan komite sekolah pada saat tersebut, moncos mengatakan “lupa saya mas.”

Ketika ditanyakan dimana posisi moncos duduk saat rapat pungutan perpisahan tersebut, dengan lugas moncos menjawab, “duduk didepan mas.” (Bayu Setiawan)