Rabu, Juni 10, 2026
Beranda ADVERTORIAL DTPHP Bengkulu Utara Monitoring Pesawahan di Kecamatan Kerkap dan Hulu Palik

DTPHP Bengkulu Utara Monitoring Pesawahan di Kecamatan Kerkap dan Hulu Palik

614

UTARAUPDATE.COM, Bengkulu Utara (29/11/24) – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Laksanakan Monitoring Persawahan di Wilayah Kecamatan Kerkap dan Hulu Palik pada November 2024.

Sekretaris Dinas TPHP Kabupaten Bengkulu Utara, H. Juwita Abadi, SP bersama Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, staf dinas TPHP, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), bersama sama monitoring persawahan yang ada di Kecamatan Kerkap dan Kecamatan Hulu Palik

Dari hasil pengamatan dilapangan dan wawancara dengan anggota kelompok tani dilapangan persawahan di Kecamatan Kerkap dan Hulu Palik musim tanam tahun ini lebih banyak para petani yang menanam tanaman jagung dan ubi jalar bila dibandingkan dengan tanaman padi, hal ini disebabkan karena modal/produksi untuk menanam padi lebih malah dibandingkan dengan tanaman jagung, selain itu harga jual komoditi jagung dan ubi jalar juga lebih menjanjikan bila di bandingkan dengan tanaman padi.

Pada kesempatan kunjungan kali ini Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura berkesempatan untuk melakukan tanam padi bersama anggota kelompok tani di lahan pesawahan Desa Jogja Baru Kecamatan Kerkap, hal ini semoga bisa menimbulkan gairah bertanam padi sepanjang masa, sehingga lahan pertanian tanaman pangan akan tetap terjaga kelestariannya untuk menopang kebutuhan pangan khususnya di Kecamatan Kerkap dan Hulu Palik.

Sekdis TPHP, H. Juwita Abadi, SP mengatakan selain motivasi dan semangat petani untuk selalu menanam padi, faktor pendukung keberhasilan dalam pelaksanaan budidaya tanaman padi lainnya adalah pengolahan lahan, kebutuhan air, penggunaan varietas unggul, pemeliharaan dan pemupukan yang baik.”

“Peran pendampingan dan pengawalan PPL, POPT menjadi unsur utama dan penting dalam menggerakkan para petani,” ucap Sekdis TPHP Bengkulu Utara.

“Penyuluh pertanian adalah faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan budidaya tanaman padi,” ujarnya.

“Karena Penyuluh Pertanian merupakan salah satu penggerak bagi para petani sebagai komunikator, edukator dan fasilitator,” pungkasnya. (ADV)