ANCAM WARTAWAN, Ada Apa Dengan Kepala Desa Balam ?

871

Utara Update, Bengkulu Utara (29/10/23) – Oknum Kepala Desa di salah satu Desa di Kecamatan Air Padang, Kabupaten Bengkulu Utara diduga melakukan tindak pengancaman terhadap wartawan pada 29 Oktober 2023.

Sebagaimana dilansir Media Tinta Rakyat dalam berita yang berjudul “Pasca Pemberitaan Dugaan Korupsi DD, Viral Kades Balam AjaK Duel Wartawan” Pada 29 Oktober 2023.

kepala Desa Balam dengan nada mengancam Tiga wartawan dengan bahasa Ajak Duel (mengunakan bahasa Daerah) yang di kirim melalui pesan WhatsApp ke nomor WA media lain dan di teruskan ke redaksi Tinta rakyat, Minggu 29/10/2023

Melalui pesan WhatsApp oknum Kepala desa balam mengancam tiga wartawan media online Tersebut , oknum kepala Kepala desa tersebut dengan lantang mengirim pesan suara dan Chat melalui pesan WhatsApp yang nada mengancam.

“Tolong sampaikan sama tiga wartawan media tersebut melalui pesan chat di WhatsApp, kedepannya kalau saya ketemu sama mereka saya mau ajak duel dengan mengunakan bahasa Daerah”, Chat oknum kades di pesan WA.

Dalam pesan suara tersebut dengan jelas kades Balam meminta untuk menghapus berita yang mengatakan warga desa Padang kala yang sering ambil bak mandi di bangunan WC dan kamar Ganti di daerah wisata Air terjun desa balam.

Belum diketahui secara pasti apa alasan dan motif dari pengancaman terhadap insan pers dari oknum pelaku yang menggunakan nomor whatsapp Kepala Desa Balam tersebut.

Amrun, Kepala Desa Balam saat dikonfirmasi awak media utaraupdate.com melalui pesan WhatsApp menyatakan tidak benar bahwa dirinya telah mengancam wartawan sebagaimana yang telah diberitakan.

Amrun mengatakan, “Bagi saya seorang pemimpin harus siap diberitakan mau berita positif maupun Negatif.”

“Kalau tidak mau diberita kan tidak usah jadi pemimpin, jadi masyarakat biasa pasti gak ada yang beritakan” sambung Amrun.

Terpisah, 3 orang wartawan Bengkulu Utara yang diduga telah diancam oleh Oknum Kepala Desa direncanakan akan mendatangi Kantor Kepolisian Resort Bengkulu Utara pada 30 Oktober 2023 guna mengadukan persoalan ini.

Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Desa Balam belum mau menjawab saat dikonfirmasi mengenai alasannya yang hendak mengajak 3 orang wartawan Bengkulu Utara untuk berkelahi. (Bayu Setiawan)