Utara Update, Bengkulu (01/05/24) – H. Ahmad Hijazi mendatangi Kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu pada Rabu tanggal 1 Mei 2024.
Kedatangan Mantan Bupati Rejang Lebong dua periode Ahmad Hijazi ke Kantor DPD Partai Demokrat ini dalam rangka secara resmi mengembalikan langsung formulir pendaftaran bakal Calon Gubernur Bengkulu ke DPD Demokrat.
Ahmad Hijazi optimis DPD Demokrat akan mengusung dirinya sebagai bakal Calon Gubernur Bengkulu periode 2024 – 2029 mendatang.
“Kalau sampai saat ini saya baru hari ini bicara di depan forum DPD Demokrat ini, dan ini bagian usaha diiringi oleh doa serta tawakal. Kita lihat petunjuk allah, kendak kita kan nomor satu kalau allah berkehendak nomor 2 ya mau gimana” Kata Ahmad Hijazi
Lebih lanjut Ahmad Hijazi, saat dikonfirmasi mengenai pendamping dirinya untuk maju sebagai Calon Gubernur, ia menyerahkan semuanya kepada partai dan pengamat dari tim pemenangan.
“Itu tergantung partai, saya minta informasi partai misalnya adinda Bayu Setiawan (dari wartawan) pendamping saya, kemudian pengamat saya bilang cocok kalau cocok ya lanjut,” ucapnya.
“Kalau untuk sekarang belum ada komunikasi untuk pasangan, sekarang kita masih fokus untuk perahu dulu,” Lanjut Ahmad Hijazi
Sementara itu Ketua DPD Demokrat Edison Simbolon menambahkan, saat ini sudah 4 nama bakal Calon Gubernur yang mengembalikan formulir pendaftaran diantaranya Ahmad Hijazi mantan Bupati Rejang Lebong 2 periode.
“Total ada 4 bakal Calon Gubernur yang sudah mengembalikan formulir Pendaftaran Cagub dari 8 yang telah mengembalikan formulir Pendaftaran. Hari ini pak Hijazi sudah mengembalikan formulir di DPD Demokrat dan bertemu saya selaku ketua DPD Demokrat, tentu saya terima kasih kepada pak Hijazi saya berharap ada pemimpin yang benar benar mendengarkan suara rakyat” Tambah Edison
Lebih jauh, Edison juga mengklaim, Partai Demokrat merupakan partai yang memiliki visi maupun misi untuk selalu mendengarkan suara rakyat bukan suara partai ataupun lainya.
“Bukan suara partai dan tolong dicatat partai Demokrat ini partai yang mendengarkan suara rakyat” Singkatnya. (Bayu Setiawan)






