UTARAUPDATE.COM, Bengkulu Utara (04/09/26) – Para Korban Pemangkasan Gaji Karyawan sepakat akan melaporkan Oknum Ketua KONI Bengkulu Utara ke APH.
Sedikitnya terdapat 11 Orang Ajudan Rumah Tangga (ART) yang bekerja di PT. Putra Maga Nanditama yang terindikasi gaji bulanannya di pangkas oleh Oknum yang saat ini menjabat sebagai Ketua KONI Bengkulu Utara.
Seorang ART yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada awak media ini mengatakan, “setelah berita soal pak (HJ) yg potong gaji kami kemaren, kami sesama ART yg bekerja di PT Putra Maga Nanditama saling menghubungi.”
“Ternyata ada 11 Orang ART yang gajinya dipangkas oleh pak (HJ),” ucapnya.
Sumber mengungkapkan, “salah seorang teman saya ada yang mengaku didatangi oleh Pak (HJ) sebelum dilakukannya audit keuangan perusahaan oleh pimpinan pusat.”
“Pada saat didatangi tersebut Pak (HJ) ada mengatakan kepada teman saya, kalau nanti ada yang bertanya bilang saja gaji yang diterima sejumlah Rp 4.500.000,- hanya saja yang ditransfer lewat rekening sejumlah Rp 3.000.000,- sedangkan yang Rp 1.500.000,- diterima tunai,” ungkapnya.
“Teman sesama ART yang lain ada juga yang mengatakan kalau Pak (HJ) ada minta tolong dan berpesan, kalau pas di audit, bilang saja kalau uang yang Rp 1.500.000,- tersebut adalah uang arisan karyawan, akan tetapi kamipun sampai sekarang juga tidak tau uang yang dipotong setiap bulan sejumlah Rp 1.500.000,- yang harusnya milik kami tersebut di kemanakan oleh pak (HJ),” Sambungnya.
“Kalau semisal pak (HJ) tidak punya itikad baik untuk segera mengembalikan hak kami tersebut, mungkin kami akan laporkan permasalahan ini ke pihak Polres Bengkulu Utara,” tegasnya.
Sementara Oknum (HJ) yang saat ini menjabat sebagai Ketua KONI Bengkulu Utara belum menjawab konfirmasi yang dilakukan melalui pesan pada aplikasi whatsapp.
Sampai berita ini ditayangkan Ketua KONI Bengkulu Utara masing bungkam seribu bahasa. (Bayu Setiawan)












