Rabu, Mei 27, 2026
Beranda BENGKULU UTARA Surat Pernyataan Yang Dianggap Sakti Ternyata Mandul

Surat Pernyataan Yang Dianggap Sakti Ternyata Mandul

3906

Utara Update, Argamakmur (16/11/23) – Surat Pernyataan yang dianggap sebagai surat sakti oleh oknum kades ternyata termentahkan dengan sendirinya setelah video VCS terungkap.

Polemik tentang desas-desus isue dugaan perbuatan asusila yang viral ditengah masyarakat dan melibatkan nama seorang oknum kepala desa di Bengkulu Utara kian memanjang.

Baca Juga : https://utaraupdate.com/bengkulu-utara/video-berdurasi-2-menit-itu-ternyata-rekaman-vcs-oknum-kades/

Sebuah surat pernyataan tertanggal 10 Oktober 2023 yang sengaja dibuat oleh oknum kades yang digunakan untuk menepis isue miring mengenai dirinya menjadi mentah setelah bukti rekaman video VCS tersebar lewat pesan berantai aplikasi whatsapp milik warga di Bengkulu Utara.

Baca Juga : https://utaraupdate.com/info-desa/beredar-isu-perbuatan-tak-senonoh-oknum-kades-dengan-istri-warga-desa-tetangga/

Surat pernyataan bermaterai sepuluh ribu rupiah yang ditandatangani sendiri oleh pihak perempuan yang berinisial (AL) dan disaksikan oleh 2 orang saksi yang salah seorang nya tidak lain adalah suami dari (AL) diduga merupakan keterangan palsu.

Informasi yang dihimpun awak media ini, Surat Pernyataan tersebut sengaja dipublikasikan oleh oknum Kades pada saat pertemuan yang diselenggarakan di Kantor Desa senali, Kabupaten Bengkulu Utara pada 17 Oktober 2023 yang dihadiri langsung oleh Kasi Pemdes Kecamatan Kota Argamakmur.

Baca Juga : https://utaraupdate.com/bengkulu-utara/perihal-dugaan-vcs-sukau-senali-putuskan-piawang-mencuak-timbo/

Sebagaimana kutipan yang tercantum dalam Surat Penyataan yang dianggap sebagai surat sakti tersebut adalah, “Terkait Isu yang berkembang ditengah masyarakat Desa Senali, Kecamatan Kota Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menyeret nama saya (Pihak I) dan (Pihak II). Maka dari itu, saya merasa dirugikan secara materil. Untuk itu saya menyatakan bahwa informasi itu TIDAK BENAR.”

Belum diketahui secara pasti siapa yang memiliki ide untuk membuat surat pernyataan tersebut, akan tetapi Surat Pernyataan yang dianggap sebagai Surat Sakti tersebut termentahkan dengan sendirinya setelah rekaman video VCS tersebut beredar ditengah masyarakat.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media ini belum dapat menghubungi nama-nama orang yang tercantum dalam surat pernyataan yang dianggap sebagai Surat Sakti tersebut. (Bayu Setiawan)